- Ady Setiawan
- Berita Bapperida
- Hits: 2
Kaltara Perbarui Tema VLR SDGs 2026, Fokus pada Isu Lingkungan hingga Daerah 3T
Tanjung Selor – Diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring), Rapat Awal Penyusunan Voluntary Local Review (VLR) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/SDGs Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026 resmi digelar pada Senin, (13/7). Kegiatan yang berpusat di Ruang Rapat Gunung Putih Bapperida Kaltara ini dilaksanakan oleh Bapperida selaku Sekretariat SDGs, bekerja sama dengan German Agency for International Cooperation (GIZ). Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menentukan arah isu prioritas, menjaring masukan awal dari berbagai pemangku kepentingan, serta menyusun peta jalan yang mencakup pembagian peran dan rencana tindak lanjut percepatan pencapaian SDGs di daerah.
Penyusunan VLR 2026 ini menjadi langkah strategis pembaruan setelah Kaltara sukses menerbitkan VLR pertama pada tahun 2023 yang berfokus pada penanggulangan stunting. Mengingat isu tersebut telah terpetakan dengan baik, pembaruan tema tahun ini disesuaikan dengan dinamika dan prioritas pembangunan daerah terkini. Beberapa arah tema strategis yang didiskusikan dalam rapat meliputi ketahanan lingkungan dan perubahan iklim, ekonomi inklusif dan pengentasan kemiskinan, pemerataan akses pendidikan serta layanan dasar di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), dan penguatan tata kelola serta kemitraan multipihak.
Untuk memastikan dokumen VLR yang komprehensif dan akuntabel, proses penyusunan ini mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Sekretariat SDGs, tim ahli GIZ, SDGs Center, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Sinergi ini diharapkan mampu mendokumentasikan praktik baik, tantangan, dan pembelajaran daerah secara partisipatif. Dengan target penyelesaian dokumen pada bulan Oktober 2026, VLR ini akan menjadi sarana pelaporan pembangunan berkelanjutan serta kontribusi nyata dalam memperkaya praktik baik SDGs di tingkat nasional maupun internasional.


