Tanjung Selor – Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Dr. Mochamad Sarkawi, menerima kunjungan dan audiensi dari tim Program Ekspedisi Patriot , Rabu (16/9). Pertemuan strategis ini membahas secara mendalam hasil Kajian Transmigrasi yang difokuskan pada evaluasi dan pengembangan kawasan transmigrasi di Kaltara, khususnya Kawasan Salimbatu. Kajian yang dipaparkan dalam audiensi ini merupakan hasil dari rangkaian kegiatan pengumpulan data lapangan, analisis mendalam, serta diskusi intensif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat lokal maupun regional. Laporan tersebut memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi aktual kawasan transmigrasi Salimbatu, mencakup aspek fisik wilayah, ketersediaan dan kualitas infrastruktur, hingga layanan dasar yang menopang kehidupan masyarakat. Melalui evaluasi terstruktur dan berbasis data ini, kajian diharapkan menjadi pijakan strategis bagi perumusan kebijakan pengembangan kawasan yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.
Sebagai informasi, Ekspedisi Patriot merupakan program strategis dari Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia yang menggandeng perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Indonesia (UI) untuk membangun dan mengembangkan kawasan transmigrasi. Di wilayah Kalimantan Utara, program ini sebelumnya telah menjangkau dan memberikan intervensi pada kawasan transmigrasi di Kabupaten Bulungan, meliputi Salimbatu, Tanjung Palas, dan Karang Agung. Kolaborasi lintas sektor dan akademisi ini dinilai sangat krusial dalam mempercepat pembangunan wilayah.
Menanggapi pemaparan tersebut, Dr. Mochamad Sarkawi menyambut baik hasil kajian dan menegaskan komitmen Bapperida Kaltara untuk menyinergikan rekomendasi dari tim Ekspedisi Patriot ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. "Masukan berbasis riset dan data lapangan dari para akademisi ini sangat berharga. Kami akan memastikan agar hasil kajian ini terintegrasi dengan baik dalam perencanaan daerah, sehingga kawasan transmigrasi di Kaltara dapat tumbuh menjadi kawasan yang mandiri, maju, dan sejahtera," pungkasnya.
