Helpdesk
Helpdesk BAPPERIDA ×
Previous Next

Bapperida dan UBT Rumuskan Peta Jalan Transformasi Ekonomi Hijau Daerah

Tanjung Selor – Mengingat urgensi transisi menuju pembangunan rendah karbon dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam daerah, Bapperida Provinsi Kalimantan Utara bersama LPPM Universitas Borneo Tarakan menyelenggarakan pembahasan Laporan Pendahuluan Peta Jalan Transformasi Ekonomi Hijau Kaltara Berbasis Hilirisasi dan Ekonomi Sirkular. Acara yang berlangsung pada Selasa (15/9) di Ruang Rapat Gunung Rian, Kantor Bapperida Kaltara, ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Dr. Mochamad Sarkawi, serta dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Pada sesi inti, Dr. Pither Palungan menyampaikan paparan komprehensif mengenai kondisi eksisting ekonomi daerah yang masih didominasi sektor ekstraktif, serta metodologi 13 tahap analisis yang digunakan untuk memetakan sektor prioritas. Ia menjelaskan bahwa kajian ini mengintegrasikan analisis Location Quotient (LQ), Shift Share, Tipologi Klassen, hingga pemetaan rantai nilai dan potensi ekonomi sirkular. Melalui pendekatan tersebut, tim peneliti bertujuan merumuskan arah kebijakan yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi inklusif, menciptakan lapangan kerja hijau, dan menekan emisi karbon tanpa mengorbankan daya dukung lingkungan.

Ke depan, proses penyusunan peta jalan ini akan dilanjutkan melalui validasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama para pakar untuk menyepakati skenario transformasi hingga tahun 2045. Dr. Mochamad Sarkawi menegaskan bahwa dokumen peta jalan ini akan menjadi landasan teknokratik yang vital bagi Kalimantan Utara, tidak hanya untuk memperkuat hilirisasi industri dan investasi hijau, tetapi juga untuk memantapkan posisi daerah sebagai kawasan pertumbuhan baru dan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkelanjutan dan berdaya saing.

© 2015 Your Company. All Rights Reserved. Designed By JoomShaper