TANJUNG SELOR – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Utara bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Kapasitas Fiskal Daerah melalui Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (30/4/2026) ini dihadiri oleh perwakilan berbagai perangkat daerah dan instansi teknis guna merumuskan strategi peningkatan kemandirian fiskal provinsi.
FGD ini merupakan bagian dari rangkaian riset kolaboratif yang difasilitasi BRIN dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam paparannya, tim peneliti BRIN menyampaikan bahwa kapasitas fiskal daerah saat ini masih didominasi oleh sektor pajak dan retribusi yang secara administratif lebih mudah dioptimalkan. Namun, masih terdapat kesenjangan signifikan antara potensi penerimaan dan realisasi pendapatan daerah atau yang dikenal sebagai revenue gap.
Peserta FGD membahas secara mendalam pengukuran tax gap pada berbagai jenis pajak provinsi dan retribusi daerah, serta mengidentifikasi faktor kelembagaan, administratif, dan tata kelola yang memicu kebocoran fiskal sistemik. BRIN menekankan bahwa optimalisasi PAD tidak cukup hanya dengan memperluas basis pajak, tetapi juga memerlukan penutupan kesenjangan penerimaan melalui perbaikan administrasi, penguatan basis data wajib pajak, optimalisasi pengawasan, dan penyempurnaan desain insentif kebijakan pendapatan daerah.
Untuk menghasilkan rekomendasi yang kontekstual dan terukur, riset ini juga mengambil pembelajaran komparatif dari Provinsi Jawa Barat sebagai daerah pembanding yang memiliki profil PAD tinggi dan kompleksitas administrasi yang lebih matang. Pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif) digunakan untuk mengestimasi potensi penerimaan, mengukur pola kebocoran, dan merumuskan model strategi yang dapat diadaptasi sesuai karakteristik ekonomi
FGD ditutup dengan komitmen kolaborasi berkelanjutan antara BRIN, BAPPERIDA, dan seluruh OPD terkait untuk memastikan rekomendasi riset dapat diimplementasikan secara bertahap dan berdampak nyata bagi peningkatan kemandirian fiskal daerah.


