Tanjung Selor – Pada Rabu hingga Kamis, 21 hingga 22 Oktober 2026, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Utara menggelar penilaian tahap II Lomba Inovasi Daerah (LID) Tahun 2026 di Hotel Luminor, Tanjung Selor. Kegiatan yang diikuti oleh 35 finalis dari lima kategori ini dipantau langsung oleh Kepala Bapperida Kaltara, Bertius, S.Hut. Kelima kategori yang dipertandingkan meliputi kategori Masyarakat, Pelajar/Mahasiswa, Gagasan/Ide, ASN Kabupaten/Kota, dan ASN Provinsi.
Dalam sesi wawancara di sela kegiatan, Kepala Bapperida Kaltara, Bertius, menjelaskan bahwa tahapan ini merupakan proses krusial di mana para finalis akan diuji melalui presentasi, wawancara mendalam dengan dewan juri, serta demonstrasi purwarupa inovasi mereka. "Kami menargetkan inovasi terbaik tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan dapat direplikasi di kabupaten/kota lain atau berlanjut menjadi purwarupa yang nyata. Selain itu, ajang ini bertujuan untuk menguatkan kemitraan lintas sektor serta mendongkrak Indeks Inovasi Daerah Kaltara ke depan," ungkap Bertius. Untuk memastikan objektivitas, dewan juri yang terlibat terdiri dari unsur pusat (Kemendagri, LAN, BRIN), akademisi, mitra pembangunan, hingga media lokal.
Rangkaian kompetisi bergengsi ini nantinya akan bermuara pada acara penganugerahan penghargaan bagi para juara dan Perangkat Daerah Terinovatif. Puncak acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, yang merupakan salah satu rangkaian dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kalimantan Utara di Halaman Kantor Gubernur Kaltara. Melalui LID 2026, Pemerintah Provinsi Kaltara berharap dapat terus melahirkan gagasan-gagasan solutif dari berbagai elemen masyarakat demi percepatan pembangunan daerah.
