Tanjung Selor – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Provinsi Kalimantan Utara menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas SDM Pengolah Data dan Identifikasi Daftar Data Geospasial pada Kamis–Jumat, 27–28 November 2025, bertempat di Hotel Luminor Tanjung Selor. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Workshop ini merupakan bagian dari dukungan Program SKALA dan bertujuan untuk memperkuat implementasi Satu Data Indonesia, khususnya dalam pengelolaan dan integrasi data geospasial di tingkat daerah. Hadir sebagai narasumber para pejabat dari Direktorat Kelembagaan dan Jaringan Informasi Geospasial, Badan Informasi Geospasial (BIG), yaitu Yudha Setya Nugroho, Ihsan Ramadhan Utama, dan Bagus Wiratmoko. Dalam sambutan pembukaan, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi atas dukungan teknis dan pendampingan yang diberikan oleh Program SKALA dan BIG. Disampaikan bahwa penyelenggaraan data geospasial tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis individu, tetapi juga kolaborasi yang konsisten antar-OPD agar data yang dihasilkan dapat terintegrasi, berkualitas, dan mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Hari pertama workshop difokuskan pada penguatan pemahaman kebijakan dan konsep dasar data geospasial, termasuk peran simpul jaringan, tahapan penyelenggaraan data, serta mekanisme integrasi data daerah ke dalam Jaringan Informasi Geospasial Nasional. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai standar metadata, kualitas data, dan kelembagaan Satu Data Indonesia. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan praktik teknis pengolahan data menggunakan perangkat lunak pemetaan berbasis open source. Peserta mempraktikkan secara langsung bagaimana mengonversi data statistik menjadi data spasial, melakukan join data dengan batas administrasi, serta menyiapkan data dan metadata agar siap dipublikasikan melalui geoportal.
Melalui workshop ini, Bappeda dan Litbang Provinsi Kalimantan Utara berharap seluruh OPD dapat secara bertahap meningkatkan kematangan penyelenggaraan data geospasial, tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut pada penerapan nyata dalam proses kerja sehari-hari. Data geospasial yang terstandar dan terintegrasi diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mendukung perencanaan pembangunan yang akurat, transparan, dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Utara.





